Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Videotron Indoor P2.5 vs P3: Mana yang Lebih Tepat?

Diposting pada 4 September 2026 oleh Olza Visual / Dilihat: 31 kali

Memilih Videotron Indoor P2.5 vs P3 perlu disesuaikan dengan kebutuhan tampilan, jarak pandang, ukuran layar, jenis konten, kondisi ruangan, dan anggaran proyek. Keduanya dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan LED display indoor, tetapi memiliki perbedaan pada pixel pitch dan kepadatan pixel.

Videotron Indoor P2.5 menggunakan pixel pitch 2,5 mm, sedangkan P3 menggunakan pixel pitch 3 mm. Perbedaan tersebut membuat tingkat kepadatan pixel dan karakter tampilan kedua produk menjadi berbeda.

Karena itu, pemilihan antara P2.5 dan P3 sebaiknya tidak hanya melihat ukuran pixel pitch. Jarak penonton, ukuran layar, jenis konten, serta kebutuhan detail visual perlu diperhitungkan sejak awal.

Perbandingan Videotron Indoor P2.5 dan P3
Perbandingan Videotron Indoor P2.5 dan P3 berdasarkan pixel pitch dan karakter tampilan.

Deskripsi gambar: Ilustrasi perbandingan Videotron Indoor P2.5 dan P3 yang memperlihatkan perbedaan pixel pitch, kepadatan pixel, resolusi, jarak pandang, serta karakter tampilan pada masing-masing layar LED indoor.

Apa Perbedaan Videotron Indoor P2.5 dan P3?

Perbedaan utama Videotron Indoor P2.5 dan P3 terletak pada pixel pitch. P2.5 mempunyai jarak antar pixel sebesar 2,5 mm, sedangkan P3 mempunyai jarak antar pixel sebesar 3 mm.

Semakin kecil pixel pitch, semakin rapat susunan pixel pada bidang layar. Oleh karena itu, P2.5 memiliki kepadatan pixel lebih tinggi dibandingkan P3 pada luas layar yang sama.

Perbedaan kepadatan pixel tersebut dapat menjadi pertimbangan ketika layar akan digunakan untuk menampilkan teks, grafik, presentasi, video, gambar, maupun konten multimedia dari jarak yang berbeda.

Perbandingan Spesifikasi P2.5 vs P3

Parameter Videotron Indoor P2.5 Videotron Indoor P3
Pixel Pitch 2,5 mm 3 mm
Pixel Density ±160.000 pixel/m² ±111.111 pixel/m²
Module Size 320 × 160 mm 320 × 160 mm
Module Resolution 128 × 64 pixel 104 × 52 pixel
Cabinet Size 640 × 480 mm 640 × 480 mm
Cabinet Resolution 256 × 192 pixel 208 × 156 pixel
Brightness 800–1.000 nits 800–1.000 nits
Refresh Rate ≥3.840 Hz ≥3.840 Hz
Viewing Angle H ≥140° / V ≥140° H ≥140° / V ≥140°
Service Access Front Service Front Service

Perbedaan Pixel Pitch P2.5 dan P3

Pada P2.5, jarak antar pixel adalah 2,5 mm. Sementara itu, P3 memiliki jarak antar pixel sebesar 3 mm. Selisih tersebut membuat P2.5 mempunyai susunan pixel yang lebih rapat dibandingkan P3.

Pada ukuran layar yang sama, P2.5 dapat menampilkan jumlah pixel lebih banyak dibandingkan P3. Hal ini membuat P2.5 lebih sesuai ketika kepadatan pixel dan detail visual menjadi salah satu prioritas proyek.

P3 memiliki pixel pitch sedikit lebih besar dan dapat menjadi pilihan untuk kebutuhan layar indoor dengan jarak pandang yang lebih luas, terutama pada ruangan berukuran sedang hingga besar.

P2.5 vs P3 dari Sisi Detail Visual

Detail visual pada layar LED dipengaruhi oleh kepadatan pixel, jenis konten, ukuran layar, serta jarak penonton. P2.5 mempunyai pixel pitch lebih rapat sehingga memberikan kepadatan pixel lebih tinggi dibandingkan P3.

Untuk konten berupa teks, grafik, tabel, presentasi, dan video yang dilihat dari jarak relatif dekat, P2.5 dapat menjadi pilihan yang lebih sesuai.

P3 tetap dapat menghasilkan tampilan visual yang baik dan dapat dipertimbangkan untuk layar berukuran sedang hingga besar ketika jarak penonton lebih jauh.

P2.5 vs P3 Berdasarkan Jarak Pandang

Jarak pandang menjadi salah satu faktor utama ketika menentukan pixel pitch. P2.5 dapat dipertimbangkan ketika sebagian audiens berada lebih dekat dengan layar dan membutuhkan detail visual yang lebih tinggi.

P3 dapat digunakan ketika jarak penonton lebih jauh. Pemilihan pixel pitch tetap perlu mempertimbangkan ukuran layar, jenis konten, posisi audiens, pencahayaan, dan karakteristik ruangan.

Untuk memahami faktor jarak pandang dan pemilihan pixel pitch secara lebih lengkap, Anda dapat membaca

cara memilih pixel pitch Videotron Indoor
.

Videotron Indoor P2.5 untuk Kebutuhan Apa?


Videotron Indoor P2.5

dapat menjadi pilihan ketika proyek membutuhkan keseimbangan antara kepadatan pixel, detail visual, ukuran layar, dan kebutuhan investasi.

P2.5 dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan seperti:

  • Meeting room
  • Ruang konferensi
  • Auditorium
  • Ballroom
  • Showroom
  • Ruang presentasi
  • Ruang serbaguna
  • Area komersial indoor

Detail modul LED dan cabinet Videotron Indoor P2.5
Detail modul LED dan cabinet Videotron Indoor P2.5.

Deskripsi gambar: Detail modul LED dan cabinet Videotron Indoor P2.5 yang memperlihatkan tampak depan dan belakang modul LED, ukuran modul 320 × 160 mm, detail pixel pitch 2,5 mm, serta cabinet berukuran 640 × 480 mm.

Videotron Indoor P3 untuk Kebutuhan Apa?


Videotron Indoor P3

menggunakan pixel pitch 3 mm dan dapat digunakan untuk kebutuhan layar indoor berukuran sedang hingga besar.

P3 dapat digunakan pada ballroom, auditorium, ruang konferensi, hotel, rumah ibadah, ruang serbaguna, dan berbagai kebutuhan indoor lainnya yang memiliki jarak pandang lebih luas.

Dengan ukuran layar yang dapat disesuaikan, P3 dapat digunakan untuk berbagai konfigurasi display sesuai kebutuhan ruangan dan konsep instalasi.

Videotron Indoor P3 untuk ballroom
Videotron Indoor P3 untuk kebutuhan layar LED pada ballroom.

Deskripsi gambar: Tampilan Videotron Indoor P3 yang digunakan sebagai layar utama pada ballroom untuk menampilkan konten visual berukuran besar dari berbagai posisi audiens.

P2.5 vs P3 untuk Meeting Room

Meeting room biasanya mempunyai jarak penonton yang relatif dekat dengan layar. Konten seperti presentasi, teks, tabel, grafik, dan video membutuhkan tingkat detail yang baik agar mudah dilihat oleh peserta.

P2.5 dapat dipertimbangkan apabila peserta meeting berada cukup dekat dengan layar dan detail visual menjadi prioritas. P3 dapat digunakan apabila ukuran ruangan lebih besar dan jarak penonton terhadap layar lebih jauh.

P2.5 vs P3 untuk Ballroom

Ballroom memiliki area yang luas sehingga posisi audiens dapat berada pada jarak yang berbeda-beda dari layar. Dalam kondisi tersebut, ukuran layar dan jarak pandang perlu diperhitungkan bersama pixel pitch.

P2.5 dapat dipilih ketika kebutuhan detail masih cukup tinggi dan terdapat audiens yang berada lebih dekat dengan layar. P3 dapat menjadi pilihan ketika layar berukuran besar digunakan terutama untuk audiens dengan jarak pandang yang lebih jauh.

P2.5 vs P3 untuk Auditorium

Auditorium biasanya memiliki posisi penonton yang bertingkat atau memanjang dari area depan hingga belakang. Karena itu, pemilihan pixel pitch perlu mempertimbangkan posisi audiens terdekat dan terjauh.

P2.5 dapat menjadi pilihan ketika detail visual tetap perlu diperhatikan dari jarak yang lebih dekat. P3 dapat menjadi alternatif ketika sebagian besar audiens berada pada jarak yang lebih jauh dan layar berukuran besar menjadi prioritas.

Perbedaan Biaya P2.5 dan P3

Biaya Videotron Indoor P2.5 dan P3 tidak hanya ditentukan oleh pixel pitch. Ukuran layar, jumlah cabinet, jenis LED, power supply, receiving card, controller, struktur, instalasi, dan kebutuhan pendukung lainnya juga dapat memengaruhi total biaya proyek.

Pixel pitch yang lebih kecil umumnya membutuhkan kepadatan LED yang lebih tinggi pada luas layar yang sama. Namun, perbandingan harga akhir tetap harus melihat konfigurasi proyek secara keseluruhan.

Karena itu, pemilihan P2.5 atau P3 sebaiknya tidak hanya berdasarkan harga per meter persegi, tetapi berdasarkan kebutuhan visual dan kondisi penggunaan sebenarnya.

Kelebihan Videotron Indoor P2.5

  • Pixel pitch 2,5 mm
  • Kepadatan pixel lebih tinggi dibandingkan P3
  • Detail visual lebih tinggi
  • Cocok untuk jarak pandang relatif dekat
  • Cocok untuk presentasi, video, grafik, dan teks
  • Dapat digunakan pada berbagai kebutuhan indoor

Kelebihan Videotron Indoor P3

  • Pixel pitch 3 mm
  • Cocok untuk layar indoor berukuran sedang hingga besar
  • Dapat digunakan pada jarak pandang yang lebih luas
  • Cocok untuk ballroom dan auditorium
  • Sistem cabinet modular
  • Ukuran layar dapat dibuat custom
  • Didukung NovaStar Controller
  • Refresh rate ≥3.840 Hz

Mana yang Sebaiknya Dipilih, P2.5 atau P3?

Jika prioritas utama adalah kepadatan pixel dan detail visual yang lebih tinggi, P2.5 dapat menjadi pilihan yang lebih sesuai. Pixel pitch 2,5 mm memberikan susunan pixel yang lebih rapat dibandingkan P3.

Jika kebutuhan utama adalah layar indoor berukuran sedang hingga besar dengan jarak pandang yang lebih luas, P3 dapat menjadi alternatif. Pixel pitch 3 mm tetap memberikan tampilan visual yang baik untuk berbagai kebutuhan indoor.

Pemilihan antara P2.5 dan P3 tetap perlu mempertimbangkan ukuran layar, posisi audiens, jenis konten, kondisi ruangan, kebutuhan detail visual, serta konfigurasi proyek secara keseluruhan.

Kebutuhan Pilihan
Detail visual lebih tinggi P2.5
Jarak pandang relatif dekat P2.5
Layar indoor sedang hingga besar P3
Jarak penonton lebih jauh P3
Kebutuhan fleksibel P2.5 / P3

FAQ Videotron Indoor P2.5 vs P3

Apa perbedaan utama P2.5 dan P3?

Perbedaan utama terdapat pada pixel pitch. P2.5 memiliki pixel pitch 2,5 mm, sedangkan P3 memiliki pixel pitch 3 mm. P2.5 mempunyai kepadatan pixel lebih tinggi pada luas layar yang sama.

Apakah P2.5 lebih detail daripada P3?

P2.5 memiliki pixel pitch lebih rapat sehingga kepadatan pixelnya lebih tinggi dibandingkan P3. Kondisi tersebut mendukung detail visual yang lebih tinggi, terutama ketika layar dilihat dari jarak relatif dekat.

Apakah P3 cocok untuk ballroom?

Ya. P3 dapat digunakan untuk ballroom, terutama untuk layar berukuran sedang hingga besar dengan jarak pandang audiens yang lebih luas.

Apakah P2.5 cocok untuk auditorium?

Ya. P2.5 dapat digunakan pada auditorium ketika kebutuhan detail visual cukup tinggi dan terdapat audiens yang berada relatif dekat dengan layar.

Mana yang lebih murah, P2.5 atau P3?

Harga tidak dapat ditentukan hanya berdasarkan pixel pitch. Ukuran layar, jumlah cabinet, komponen elektronik, struktur, instalasi, dan konfigurasi proyek juga memengaruhi total biaya.

Kesimpulan

Videotron Indoor P2.5 vs P3 memiliki perbedaan utama pada pixel pitch dan kepadatan pixel. P2.5 dengan pixel pitch 2,5 mm mempunyai susunan pixel lebih rapat sehingga dapat menjadi pilihan ketika detail visual dan jarak pandang relatif dekat menjadi prioritas.

Sementara itu, P3 dengan pixel pitch 3 mm dapat menjadi pilihan untuk kebutuhan layar indoor berukuran sedang hingga besar dengan jarak pandang yang lebih luas.

Pemilihan antara P2.5 dan P3 sebaiknya tetap mempertimbangkan ukuran layar, posisi audiens, jenis konten, kondisi ruangan, kebutuhan detail visual, dan konfigurasi proyek secara keseluruhan.

Bagikan ke

Videotron Indoor P2.5 vs P3: Mana yang Lebih Tepat?

Saat ini belum tersedia komentar.

Mohon maaf, form komentar dinonaktifkan pada halaman/artikel ini.

Videotron Indoor P2.5 vs P3: Mana yang Lebih Tepat?

Chat via Whatsapp

Butuh jasa videotron?
Klik di sini untuk konsultasi kebutuhan videotron & LED display Anda.

admin
● online
admin
● online
Halo, perkenalkan saya admin
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: